Tanah Laut – Program Studi Magister Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan kegiatan praktik lapangan di KTH Bumi Priangan, Desa Bumi Jaya, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Sabtu (18/04/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang menekankan integrasi antara teori dan praktik di lapangan.

Kegiatan praktik ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Magister Kehutanan dengan mengangkat berbagai mata kuliah lintas bidang, meliputi manajemen daerah aliran sungai (DAS), biodiversitas dan jasa lingkungan, sistem informasi lahan terpadu, agroforestri lahan basah, perhutanan sosial, ekonomi kreatif dan bisnis kehutanan, serta komunikasi dan pemberdayaan masyarakat.

Koordinator Program Studi Magister Kehutanan, Dr. Arfa Agustina Rezekiah, S.Hut., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual kepada mahasiswa. “Melalui praktik lapangan ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu melihat secara langsung implementasi pengelolaan hutan berbasis masyarakat serta dinamika sosial ekonomi yang terjadi di lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan analisis mahasiswa dalam mengkaji aspek ekologi, sosial, dan ekonomi secara terpadu, serta mendorong lahirnya solusi inovatif dalam pengelolaan hutan berkelanjutan.

Pemilihan KTH Bumi Priangan sebagai lokasi praktik didasarkan pada berbagai pertimbangan strategis. KTH ini dinilai representatif sebagai model perhutanan sosial yang telah mengembangkan pendekatan multiusaha kehutanan, seperti agroforestri, silvopastura, dan ekowisata berbasis masyarakat. Selain itu, keberadaan kelembagaan lokal yang aktif serta potensi sumber daya alam yang beragam menjadikan lokasi ini sangat relevan sebagai laboratorium lapangan bagi mahasiswa.

Kegiatan ini turut didampingi oleh tim dosen Fakultas Kehutanan ULM, yaitu Yudi Firmanul Arifin, Mahrus Aryadi, Hafizianor, Abdi Fithria, Badaruddin, dan Yusanto Nugroho, yang secara aktif membimbing mahasiswa dalam pelaksanaan observasi dan diskusi lapangan.

Di lokasi kegiatan, rombongan disambut langsung oleh Ketua KTH Bumi Priangan, Musmujiono, yang memberikan penjelasan mengenai sejarah kelompok, pola pengelolaan kawasan, serta berbagai usaha kehutanan yang telah dikembangkan. Kegiatan ini juga didampingi oleh penyuluh kehutanan dari KPH Tanah Laut, Ibu Maria, S.Hut,M.Hut, yang turut memberikan arahan teknis terkait implementasi perhutanan sosial di lapangan.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa melakukan observasi langsung, diskusi dengan pengelola KTH, serta identifikasi potensi dan permasalahan pengelolaan hutan. Interaksi ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya hutan.

Kegiatan praktik lapangan ini juga menjadi bagian dari komitmen Fakultas Kehutanan ULM dalam mendukung pengembangan perhutanan sosial dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia kehutanan yang adaptif terhadap tantangan pembangunan berkelanjutan, khususnya di wilayah lahan basah Kalimantan Selatan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di kelas dengan kondisi nyata di lapangan, serta berkontribusi dalam merumuskan strategi pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi masyarakat.