Banjarbaru, 4 Mei 2027 – Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Program Studi Magister Kehutanan bekerja sama dengan Program Doktoral Kehutanan sukses menyelenggarakan International Workshop bertajuk “Restoration of Ecosystem Services in Degraded Peat Forests of Indonesia”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (4/5/2027) di Vatica Meeting Room, Lantai 3 Fakultas Kehutanan ULM.
Workshop internasional ini menghadirkan narasumber dari Belanda, Prof. Dr. Peter J. van der Meer dari Van Hall Larenstein University of Applied Sciences, serta dimoderatori oleh Prof. Dr. Ir. Yudi Firmanul Arifin, M.Sc. dari Fakultas Kehutanan ULM.
Sebanyak 50 peserta turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yang terdiri dari dosen Fakultas Kehutanan ULM, mahasiswa Program Magister dan Doktoral Kehutanan ULM, mahasiswa Program Doktoral Ilmu Pertanian ULM, perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, BPDAS Barito, serta mahasiswa IFSA Fakultas Kehutanan ULM.
Dalam pemaparannya, Prof. Peter J. van der Meer menekankan pentingnya peran hutan gambut sebagai ekosistem strategis dalam penyimpanan karbon, pengaturan tata air, serta konservasi keanekaragaman hayati. Ia juga menjelaskan bahwa sebagian besar hutan gambut di Indonesia saat ini telah mengalami degradasi akibat aktivitas manusia, seperti pembukaan lahan dan sistem drainase.
Lebih lanjut, beliau memaparkan berbagai pendekatan restorasi ekosistem yang dapat diterapkan, di antaranya rewetting (pembasahan kembali lahan gambut), pengembangan paludiculture, serta sistem agroforestri berbasis gambut. Pendekatan ini dinilai mampu mengembalikan fungsi ekosistem sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Suasana workshop berlangsung interaktif dan dinamis, ditandai dengan tingginya partisipasi peserta dalam sesi diskusi. Berbagai pertanyaan dan tanggapan dari peserta menunjukkan antusiasme yang besar terhadap isu restorasi ekosistem gambut, khususnya dalam konteks Kalimantan Selatan sebagai wilayah dengan karakteristik lahan basah yang khas.
Kegiatan ini juga menjadi wadah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam upaya pengelolaan hutan berkelanjutan. Selain itu, workshop ini diharapkan dapat mendorong pengembangan riset dan implementasi konsep restorasi berbasis jasa ekosistem di tingkat lokal hingga nasional.
Secara keseluruhan, kegiatan International Workshop ini berjalan dengan lancar dan sukses, serta memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan wawasan dan kapasitas peserta terhadap upaya restorasi hutan gambut di Indonesia.

