| 18. FMKK 110 Biometrika Hutan | |
| Nama Modul | Pengantar | |
| Tingkat modul, jika ada | | |
| Kode, jika ada | FMKK110 | |
| Subjudul, jika ada | - | |
| Mata Kuliah | FMKK110 Biometrika Hutan | |
| Semester modul diajarkan | Semester 3 | |
| Penanggung Jawab | Prof.Dr.Ir. Udiansyah, MS | |
| Pengajar | 1. Prof.Dr.Ir. Udiansyah, MS | |
| 2. Dr.Ir. Mufidah Asyari, MP | |
| 3. Dr. Suyanto, MP | |
| 4. Syamani, S.Hut., MP | |
| Bahasa | bahasa Indonesia | |
| Hubungan Kurikulum | | |
| Jenis Pengajaran dan Kontrak | Jenis Pengajaran: Offline | |
| Jam kontak: 2 jam x 8 minggu per semester | |
| Beban Kerja | Perkuliahan menggunakan metode ceramah dan diskusi: 2 x 50 menit | |
| SKS | 3 SKS | |
| Persyaratan berdasarkan peraturan penilaian | 1. Terdaftar dalam kursus ini | |
| 2. Minimal kehadiran 80% pada kursus ini | |
| Persyaratan rekomendasi | | |
| Tujuan Modul/Hasil Pembelajaran yang ingin Dicapai | Dengan mengikuti mata kuliah ini mahasiswa mampu: 1) Menerapkan konsep dan prinsip baku pengukuran hutan (biometrik) (dimensi pohon) dalam menentukan potensi suatu kawasan hutan; 2) mengolah, menganalisis pengukuran dimensi pohon (diameter pohon dan tinggi pohon).; 3) Menerapkan metode penentuan volume kayu, persamaan bentuk batang dan teknologi peralatan dalam menentukan dimensi pohon.; 4) Menerapkan dan membuat tabel volume, perkiraan umur dan pertambahan untuk memprediksi hasil pertumbuhan tegakan untuk pengelolaan hutan lestari. | |
| Isi | Peserta mampu: 1) Menerapkan konsep dan standar mutu pengelolaan hutan/teknologi hasil hutan/silvikultur sesuai perkembangan terkini dan terkini dalam Pengelolaan Hutan Hujan Tropis Basah Berkelanjutan; 2) mengolah, menganalisis dan menentukan keputusan yang tepat dalam perencanaan berdasarkan basis data dan informasi dengan pertimbangan logis, rasional, dan ilmiah; 3) Menerapkan metode dan teknologi yang tepat guna untuk menyelesaikan permasalahan pengelolaan hutan lestari. | |
| Persyaratan Pembelajaran dan Ujian | Cognitive: Tugas | |
| Psychomotor: Latihan |
| Affective: Dinilai dari unsur prestasi/variable yaitu a) Kontribusi (kehadiran, keaktifan, peran, inisiatif, bahasa); b) tepat waktu; c) Usaha. | |
| Media | Alat pengajaran klasik dengan papan tulis dan listrik | |
| presentasi poin; forum diskusi tentang E-Learning Simari |
| Referensi | Utama: | |
| 1. Burkhart, Harold E., dan Tome, Margarida. 2012. Pemodelan Pohon dan Tegakan Hutan. Sains Springer + Media Bisnis Dordrecht, Heidelberg. |
| 2. Burley, Jeffery (Pemimpin Redaksi). 2004. Ensiklopedia Ilmu Kehutanan. Pers Akademik Elsevier, OxfordKasim, |
| 3. Kershaw, John A. Jr., Ducey, Mark J., Beers, Thomas W., dan Husch, Bertram. 2017. Pengukuran Hutan (Edisi Kelima). John Wiley dan Putra, Chichester. |
| 4. Kiernan, Diane. 2014. Biometrik Sumber Daya Alam. Buka Buku Teks SUNY, NewYork |
| 5. Pancel, Laslo dan Köhl, Michael (Editor). 2016. Buku Pedoman Kehutanan Tropis (Edisi Kedua). Springer-Verlag, Berlin. |
| 6. Pretzsch, Hans. 2009. Dinamika, Pertumbuhan dan Hasil Hutan. Springer-Verlag, Berlin. |
| 7. Prodan, Michael. 1968. Biometrik Hutan. Pergamon Press, Oxford. |
| 8. van Laar, Anthonie dan Akca, Alparslan. 2007. Pengukuran Hutan. Springer, Dordrecht. |
| 9. West, PW 2009. Pengukuran Pohon dan Hutan. Springer-Verlag, Berlin. |
| 10. Fourqurean, James W., Johnson, Beverly J., Kauffman, John Boone, dan Serrano, Oscar. 2014. Pengambilan Sampel Lapangan dari Penyimpanan Karbon Vegetatif di Ekosistem Pesisir. Dalam Karbon Biru Pesisir: Metode untuk menilai stok karbon dan faktor emisi di hutan bakau. rawa pasang surut. dan padang lamun. Conservation International, Komisi Oseanografi Antarpemerintah UNESCO, Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam, Editor: Jennifer Howard, Sarah Hoyt, Kirsten Isesnsee, Maceij Telszewski, Emily Pidgeon, hal.67-108 |
| Tambahan: |
| 1. Fourqurean, James W., Johnson, Beverly J., Kauffman, John Boone, dan Serrano, Oscar. 2014. Pengambilan Sampel Lapangan dari Penyimpanan Karbon Vegetatif di Ekosistem Pesisir. Dalam Karbon Biru Pesisir: Metode untuk menilai stok karbon dan faktor emisi di hutan bakau. rawa pasang surut. dan padang lamun. Conservation International, Komisi Oseanografi Antarpemerintah UNESCO, Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam, Editor: Jennifer Howard, Sarah Hoyt, Kirsten Isesnsee, Maceij Telszewski, Emily Pidgeon, hal.67-108 |
| 2. Fadhlullah, Mufidah Asyari, dan Wahyuni Ilham. 2020. Tingkat Pertumbuhan Trubusan Ulin (Eusideroxylon zwageri T. & B.) Dalam Menjaga Kelestarian Pada Iuphhk Pt. Aya Yayang Indonesia. Jurnal Sylva Scienteae 03 (1):112-120. |
| 3. Hanifa Auliya, Mufidah Asyari, dan Ahmad Jauhari.2020. Korelasi Diameter Tajuk Aerial Dan Diameter Batang Setinggi Dada (130 Cm) Berbasis Citra Drone Di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (Khdtk) Mandiangin Kalimantan Selatan. Jurnal Sylva Scienteae 03(3):516 – 522 |
| 4. Nur Fauzan, Mufidah Asy'ari, Dan Suyanto.2020. Pembuatan Aplikasi Modifikasi Android Untuk Kegiatan Inventarisasi Tegakan Sebelum Penebangan Di Hutan Bukit Damar Gusang Kecamatan Bati-Bati Jurnal Sylva Scienteae 03(2): 326 - 337 |
| 5. Tenti Linda Lestari, Wahyuni Ilham, dan Mufidah Asyari .2019. Estimasi Kandungan Karbon Pada Berbagai Tingkat Kerapatan Vegetasi Di Lahan Gambut Kecamatan Aluh-Aluh. Jurnal Sylva Scienteae 02(5): 875-882. |
| 6. Winarto, B. 2018. Kamus Kehutanan , 3535 Istilah Kehutanan |
| | | |
|